Showing posts with label REFRESHING. Show all posts
Showing posts with label REFRESHING. Show all posts

Sunday, 19 November 2017

New Content Of This Blog

Bismillah..
Udah lama banget ga update di blog ini hehe, sempet lupa password dan sebagainya pula. Tapi alhamdulillah masih di ijinin untuk update tulisan di blog ini hehe
Beberapa menit yang lalu sempet otak atik dan berusaha menghubungkan akun Youtube dan akun Blog ini ke Google Adsense (nyesel ihhh ngertinya baru sekarang-sekarang ini), dengan harapan kedepannya akan lebih semangat nulis dan update konten bermanfaat di akun Youtube dan Blog ini hehe (disamping cari uang jajan tambahan LOL).
Oh iya mungkin masih banyak yang belum tau apa sih Google Adsense. Nah Google Adsense ini gampangnya disebut iklan, iklan yang akan dimasukkan ke video atau tulisan-tulisan kita di Blog ataupun Youtube. Google Adsense ini yang bakalan kasih reward untuk orang-orang kreatif yang punya atau bikin content menarik sehingga punya banyak viewers di Youtube atau banyak pembaca di Blog. Makin banyak viewers nya yaa makin banyak rewardnya hehehe.
Bahkan di Indonesia pun sudah menjamur yaaa vlogger-vlogger kece kekinian, dan artis-artis yang cari uang tambahan di Youtube, ga heran minat menonton TV sekarang sudah makin menurun melihat manusia makin ketergantungan sama yang namanya Internet sooo lebih keren aja gitu kalo tontonannya Youtube, apalagi nontonnya online yang bisa abisin kuota 20Gb sebulan cuma buat nonton Youtube :')
But over that banyak banget ilmu yang bisa di ambil kok dari Youtube atau Blog.

Karena ini postingan pertama aku setelah lama ga update Blog, aku mau coba hal-hal yang baru hehe
Dimulai dari postingan ini, aku akan posting beberapa konten di Blog ini mulai dari curhatan daily, sampe update resep-resep masakan hehe karena aku lagi seneng-senengnya belajar masak.
Pokoknya aku mencoba menghidupkan kembali hobi menulis ini, udah lama banget ga puter otak buat tulisan yang menarik hehe
Dan postingann setelah ini aku bakal bahas tentang gimana cara menghubungkan akun Youtube atau Blog kamu-kamu ke Google Adsense dengan harapan kalian juga bisa menghasilkan hal-hal yang bermanfaat hehe


Thanks guys
with love
-M

Wednesday, 18 September 2013

Aku Tidak Menuntut Banyak..

Aku tidak memuntut banyak..
Ketika kamu percaya tak ada waktuku sedikitpun yang luput dari memikirkanmu, aku hanya tersenyum dan menjawab “itu sudah tugasku”. Mengapa kamu enggan untuk melakukannya juga untukku? Atau ketika kamu menyadari bahwa aku mencintaimu, tapi mengapa kamu malah merendahkan perasaan itu?

Sabar tetap ada batasannya, rindu pasti ada puncaknya, dan semua pasti ada ujungnya. Ketika aku hanya menuntut kamu sekadar memberikan kabar, mengapa rasanya berat sekali untukmu melakukan itu? Sementara berulang kali kamu katakan, aku serius menjalaninya. Kita punya tujuan yang sama dan ayo sama-sama kita mewujudkannya..

Senja, kamu terlihat kokoh disana. Terlihat kuat dan dewasa, tapi mengapa yang aku rasakan kini berbeda? Kamu merendahkan aku dan perasaanku. Ketika kamu dengan gagahnya berteriak “lebih mudah mencintai orang yang mencintaimu dari pada kamu memungut cinta”. Ya, aku mecintaimu senja! Hanya saja mengapa mesti begitu caramu mengungkapkannya? Aku tidak sedang mengemis-ngemis cintamu, yang aku pikirkan saat ini adalah kita sedang berjuang melawan waktu. Ya, kita! Bukan hanya aku. Nyatanya aku salah, ternyata selama ini hanya aku yang berjalan. Sehingga kita ini timpang, dan rapuh.

Senja, aku tak pernah bosan mengatakan ini kepadamu. “kamu itu laki-laki paling sulit yang pernah aku temui, hanya saja bila aku harus memutar kembali waktu aku akan tetap memilihmu”. Percayalah, aku tak pernah menyesal mengatakannya. Senja, definisi dewasa dimatamu itu seperti apa? Haruskah aku mencontohkannya? Aku ini perempuan, aku berharap banyak padamu. Jadi haruskah aku tetap berjalan, terus berjalan.. tanpa pegangan, tanpa sandaran. Jadi haruskah aku akhirnya mengalah dan berhenti berjalan hingga akhirnya kamu menyusulku dan kembali menyuntikkan semangatmu itu? Atau haruskah aku berlari sekuat tenaga keluar dari sekat-sekat ini dan melupakan keseriusanmu?

Senja, aku bisa melakukan itu hanya saja perasaanku ingin tetap disini. Bukan untuk mengalah dan pergi. Tapi memperjuangkanmu yang tidak memperjungkanmu. Senja, apakah kamu tau? Alangkah bodohnya aku menuliskan semua ini, yang tak akan pernah terbaca olehmu. Aku hanya ingin suatu hari nanti setelah kita menyelesaikan semua ini kamu menemukan tulisan ini dan menyadari begitu sabarnya aku melawan egoku untukmu. Mengalah, mengalah dan mengalah. Aku terpaksa menjalaninya? Tidak sama sekali senja, aku tulus menjalaninya.

Aku benar-benar sabar menikmati semua ketidak pedulianmu, sekali senja.. hatiku ingin terus bertahan. Aku tak mampu mendeskripsikan rasa apa yang sebenarnya terjadi. Senja, percayalah tidak ada seorang wanitapun kecuali ibumu dan aku yang begitu sabar menghadapimu. Dan percayalah aku akan terus begitu.


18 Sept '13

Friday, 5 April 2013

Senja #2

Senja, bolehkah aku bertanya mengapa bumi berputar pada porosnya
Dan bumi dengan seimbang hidup diantara ruang nan luas tanpa udara
Senja, aku percaya bahwa matahari menjadi semangatku dipagi hari
Dan, bulan meninabobokanku di malam hari

Senja, bagaimana dengan fajar yang selalu menemaniku laksana lentera disetiap jalan-jalanku
Senja, begitu banyak kata tertulis jelas melukiskanmu
Wahai senja, ribuan bait puisi telah terukir namamu
Senja, aku percaya kaulah energi positif dalam setiap hembus nafasku

Aku terpaku melihatmu dari kejauhan, tampak senyum tergantung indah diwajahmu
Dan ketika kau mulai memudar, tak tampak lagi keindahanmu
Tak kunjung ku dengar senandungmu
Tak dapat lagi ku nikmati senyumanmu

Wahai senja, jelaskan kepadaku
Kau membuat aku ragu-ragu, kau mengangkatku tinggi-tinggi dan menghempaskan aku begitu saja
Wahai senja, jelaskanlah kepadaku
Walau hujan dan badai menerpaku, walau panasnya gurun menjilat-jilat tubuhku
Wahai senja, jelaskan kepadaku
Atau aku akan mati disini
Kembali menjadi bagian gelap dari sisi yang terang
Kembali menjadi angan-angan dari sebuah cita-cita dan harapan
Kembali menjadi sampah dari sebuah usaha yang sia-sia

Senja, namun kini kau biarkan aku berlalu
Kau tak lagi mendengarku dan sekali pun tersenyum untukku
Kau tak lagi bersenandung meninabobokanku bersama bulan dipangkuanmu

Senja, suatu hari ku pastikan kau kembali
Tak peduli bagaimana hidup dan mati
Senja, kau bagian terang dari setiap goresan tinta hitam disetiap langkahku
Kembalilah senja, biarkan aku mati
Biarkan ku nikmati senyummu itu, lalu mati terhujam waktu

28712-0012

Senja

Senja, aku tak pernah menyesal dapat mengenalmu dengan satu nama
Nama yang selalu mengalun indah bak titisan kalbu sang pujangga
Senja, parasmu nan rupawan hadirkan kesejukkan
Senyummu nan elok sungguh menggugah siapapun ingin menjamahmu

Senja, tahukah kamu bagaimana langit sangat sedih ketika harus melepasmu diufuk timur?
Kuning dan jingga keemasan tampak luarbiasa menyambut berkata “selamat pagi wahai dunia!”
Senja, telah ku titipkan barisan bukit untukmu terlelap
Bahkan sudahku siapkan alunan lagu dimalam hari sebagai pengantar tidurmu
Senja, bila saja kamu tahu semua dan setiap syair puisi yang tertulis berisikan tentangmu

Senja, senyummu nan elok sungguh menggugah siapapun ingin menjamahmu
Bahkan begitu juga dengan aku dan dia
Senja, ketika kita tertawa bersama inginkah kamu untuk mengulangnya?
Senja, ketika kita bercanda bersama inginkah kamu untuk mengulangnya?
Dan senja, ketika kita berakhir dan langit berubah menjadi gelap tahukah kamu apa yang aku pikirkan?
Ya, bagaimana aku bisa menikmatimu esok hari

Bekasi, 16-07-12, 21:40

Sesak

Ketika aku dipaksa untuk memulai, aku terpaku pada satu arah
Aku terdiam dalam hening, seakan tak paham tentang keadaan

Aku terbiasa tanpa arah
Bahkan aku dapat melihat tanpa waktu menunjukkan kekuasaannya
Tertawa aku melihat tingkahmu dicermin itu
Ku sentuh permukaannya dan semuanya menghilang
Kemana?

Bisakah kau tunjukkan kepadaku apa yang sedang terjadi
Seakan ia merasa, seakan masuk kedalamnya dan akhirnya kita jatuh didalam ruang hampa tanpa udara

Sesak, dan peluh dimana-mana
Tangis, benci bersatu didalamnya
Apakah ini dunia?
Ya, ini milikmu.
Bisakah kau kembalikanku pada dunia sejuta jendela wahai penguasa?!

Tidak, itulah tempatmu.
Itu milikmu dan nikmatilah apa yang menjadi bagianmu
Sedetik berikutnya aku mulai jatuh tersungkur dibawah pohon berakar kokoh
Detik berikutnya detak jantungku mulai menghilang dan..
Aku hidup dalam keabadian.

Notes: Untuk yang mati karena cinta yang abnormal dimata dunia

KEEP YOUR SELF RESPECT!


Somebody talk about love
They don't know how many dangerous in this word
we can see guys! How many peoples falls in love
and how many people hurting

Try to see guys!
love isn't about boy friend
love isn't about kissing, hugging, realitionship, and all about love that we know!
Try to see girls!
look around of you now!
how many friends always beside of you
how many friends can be good listener for you

they always be there if you need
they come to wipe out your tears
when problems come to deathing your self!

come on friends
keep your self respect!
try to understand the meaning of the love once again
love isn't enough for your feedback to your boy friend
love isn't enough for kissing, hugging, and realitionship

good love come from the friendship
you know, we're a mosleem
so, please keep your self respect
for another dangerous of love
for many wrong ways!
KEEP YOUR SELF RESPECT!
so, Allah become to embace you

keep your self respect guys!
so, you can know how many true means of the love
NO! love isn't enough from your realitionship with your boy friend
but, love is one word with 1000 means
love, come from the friendship
love is about you and god!
love is about life!
love is about you and someone who can be your husband in the future :)

so, KEEP YOUR SELF RESPECT GUYS!
for another dangerous of falses love!
so, keep your self respect girls!
we're a mosleem

With love,
Trieas Maya

Tuesday, 2 April 2013

Aku Penulis Bebas

Aku ingin menjadi sastrawan, namun tak terkekang
oleh waktu, tenaga, pikiran, materi, dan kontrak
Aku ingin menjadi novelis, namun tak terkekang
oleh tinta, printer, honor, deadline, dan perjanjian hitam di atas putih

Aku ingin menuliskan setiap langkahku di atas kertas
namun bukan kertas kosong tanpa coretan
yang untuk menyentuhnya saja aku tak kuasa.. tak tega rasanya..
Aku ingin menorehkan tinta pulpen diatas kertas buram penuh coretan itu
namun yang ku punya hanya pensil bekas semasa sekolah

Aku ini seniman, Aku juga sastrawan
namun tak ada yang mengenalku
Aku fana didunia mereka
Dunia sastra berbiaya

Aku ini kertas-kertas kosong itu
yang mereka isi dengan tinta dan dengan mudah membuangnya ketika salah
Aku ini tinta-tinta itu, yang tanpa Aku kalian tak mampu menghasilkan karya

Aku sederhana
Aku sastrawan, Aku penulis bebas
hanya dengan secarik kertas buram dan pensil bekas, Aku bisa menghasilkan karya
Aku bangga tidak menjadi seperti kalian
yang selalu menargetkan materi untuk perutmu sendiri

Rgrds~

Ini Bukan Soal Pilihan

Banyak yang bicara kalau hidup singkat dan kita harus melewatinya
Banyak yang bicara kalau kita harus tetap lurus seperti pada awalnya
Namun tak juga jarang yang mengatakan bahwa kamu harus berani mengambil resiko untuk tetap bisa bertahan

Aku percaya hidup bukan hanya tentang sekedar untuk hidup dan mati
Hidup juga bukan tentang pilihanmu sendiri
Menghargai, mengasihi, berusaha, dan berdo'a sungguh kamu pasti membutuhkan orang lain
Hidup bukan hanya tentang sekedar tertawa dan menangis
Atau hal-hal yang ada diantaranya

Langit dibuat biru, awan bergambar bak gumpalan-gumpalan pasti ada artinya
Sama seperti hidup, yang kadang dibuat sulit dan terkadang dibuat mudah
Sekali lagi ini bukan soal pilihan
Dimana kamu masih mempunyai beberapa pilihan pada suatu keadaan

Hidup bukan pilihan untuk dapat bergantung dengan orang lain atau tidak
Tapi hidup mengajarkan bagaimana kamu dapat menjaga apa yang sudah tertanam didalamnya
Termasuk cinta, kasih, dan kepedulian terhadap sesama

~Rgrds

Saturday, 30 March 2013

Bad Accident, seruuuu!

Kamis, 28 Maret kemarin ceritanya sudah final banget mau nonton film Hasduk Berpola garapan mas Harris Nizam (Duta Perdamaian Indonesia, sekaligus sutradara film pertamanya Surat Kecil Untuk Tuhan). Namun apa yang terjadi kemarin mungkin banyak banget hikmahnya hehe.

Awalnya gue sama Tyan (temen gue, ya iyalah!) hari ini cuma mau nungguin kelar tryout dari salah satu univ. swasta disekolah tinggal satu mata pelajaran. eh! bad newsnya adalah hari ini ada pendalaman materi bahasa inggris dan gak nanggung-nanggung schedulenya jam satu siang bro! sakit kan! sedangkan setelah kita kelar tryout aja baru sekitar jam setengah sepuluhan. Alhasil ya nganggur gitu dikelas, kerjanya yah cuma nonton film, makan, tidur, nonton film lagi, makan lagi, tidur lagi haha.

Singkat cerita hari udah agak siangan nih, sekitar jam setengah duaan kelas ternyata mau dipakai sama adik-adik kelas (cie kan!) jadi it's time to moving class, terlanjur PEWE dan malas. Jadi, yaaa banyak yang mau pulang gitu. Dan in factnya adalah gurunya gak ada dan pendalaman materinya gak jadi! sakit kan ya! Dan suasana diperparah dengan turunnya hujan. Makin gak bisa kemana-mana. Dan ketika si hujan mulai mengerti gue dan Tyan pengen pergi maka, gue dan tyan memutuskan untuk hajar aja hahaha.

Lo tau apa? jalanan macaaaaat banget! gak kebayang kalo gak bawa motor apa jadinya haha lumayan sih pegel juga. Singkat cerita lagi nih, kita masuk ke dalem MM (Metropolitan Mall) dan tyan memutuskan untuk makan dulu.. okay jadi kita makan dulu yah seperti biasa ya readeeer. Namanya juga anak sekolah lagi-lagi-dan lagi yah kantorngnya mentok di KFC wkwkw. Selesai makan, enak dong nih udah full kan ya! Kita jalan deh ke XII dan... taraaaa! gak ada film yang kita maksud itu. Sial kan ya!

Dengan maksud ngademin hati akhirnya kita memutuskan untuk shalat ashar dulu. Selesai itu kita kabur ke BCP dengan maksud nyari film yang sama. Namun apa yang terjadi? Kita nggak juga dapetin itu film di now showingnya! Karena heran kok di dua bioskop terbesar di kota Bekasi itu gak ada, jadi kita lanjut ke Giant Mall dengan harapan yang sama. Namun dengan sangat terpaksa kita harus menonton film bergendre lain yakni Madre (cerita asal muasal pembuatan roti dengan menggunakan Madre atau adonan biang, film yang di ambil dari Novel best seller karya Dee). Dan begonya adalah, saat membeli tiket kita gak liat dulu, banyak nya penonton yang udah beli tiket. Kalian tau apa? Kita berdua orang pertama yang masuk kedalam teater dan refleks kita sebagai seorang wanita adalah teriak sambil lari keluar teater, kita memutuskan buat nunggu orang-orang lain masuk ke dalam teater juga fiuuuuuh!

Yang lebih lucu lagi selama kita nunggu si film diputer kita ngitungin orang yang masuk kedalam teater juga yah itung-itung mastiin lah kalau yang dateng itu orang semua bukan setan hihihi. Disela-sela menonton gue pun agak geli sendiri sering ketawa, bukan hanya karena si film ada sentuhan komedinya. Tapi mengingat hal konyol yang sudah gue dan tyan lewati hari ini. Bayangkan ya guys! lo udah ready banget dan prepare banget buat nonton, tapi dipermainkan sama keadaan dan tiba-tiba lo harus nonton cerita lawas tentang asal muasal pembuatan roti menggunakan si biang roti yang diberi nama madre dan dia sangat-sangat diagung-agungkan it's so wonderful story ya yan! sorry banget tapi gue emang udah baca novelnya dan itu bagus banget gak ngerti deh nonton film nya jadi bad mood sendiri, yah mungkin gara-gara keadaaan teaternya juga kali yah wkwkw