Tuesday, 15 January 2013

My Best Friend 18th Birthday ;)

Minggu, 13 Januari 2013 yang lalu salah satu sahabatku ulang tahun yang ke-18. Awal tahun yang indaaaaaah  with my best friends :) Kemarin Aku dan Ranna ( sahabatku yang lain ) yaa seperti tahun-tahun yang lalu bikin birthday shocking buat Lia. Hehehe mau liat snaphotnya guys??? Ini diaaaaaaa :) 



Gak terasa sudah hampir 4 tahun sahabatan, semoga masih tetap ada tahun-tahun berikutnya. sampai punya dede-dede kecil terus ketemuan aaaaaaa seru kayaknya :P SEKALI LAGI HAPPY BIRTHDAY LIA :*
















INI BENAR-BENAR QUALITY TIME WITH YOU GUYS:*













IT'S TREATING TIMEEEEEE:*





Saturday, 29 December 2012

Yanda, Kini Aku Seorang Penegak

Dinda, masih ingatkah kamu dahulu itu
Bernyanyi, tertawa bersama di lapangan dekat sawah belakang sekolah

Dinda, kala itu mungkin kau tak mengerti apa arti dari seorang Siaga
Dinda, teringat benar kau dan kawan-kawan berlari, mengejar jangkrik
untuk sama-sama Kita lepaskan kembali..

Dinda, saat itu kau lahir menjadi pemimpin barung
Dinda arahkan teman-teman berbaris,
Dinda bunyikan pluit dan arahkan teman-teman berjalan mengikuti Yanda
Dinda, alangkah bangga Yanda padamu saat itu nak..

Dinda, waktu berlalu benar begitu cepat
Yanda tak menolak ketika kau meminta dilantik menjadi seorang Penggalang

Saat itu Yanda mulai mengajarimu teknik kepramukaan
Yanda ajarkan kepadamu apa itu leadershp, dengan harapan yang satu
kelak kau tumbuh menjadi pemimpin nak..
Tahukah kamu Dinda? Yanda senang melihat semangatmu dan teman-teman saat itu

Dinda, masih teringat jelas wajahmu
ketika kau menolak memanggil Yanda dengan sebutan "Kakak"
Yanda tersenyum menanggapi celotehanmu saat itu

Adinda, tiada yang melebihi rasa bangga Yanda kepadamu
ketika kau benar-benar tumbuh menjadi Pramuka yang tangguh

Kau selesaikan masa Penggalangmu dengan cemerlang
Kau tahu benar bagaimana bahagianya Yanda ketika kau berkata
"Aku bangga menjadi seorang Pramuka"

Adinda, Yanda tanamkan benar kepadamu apa itu pribadi Pramuka
Yanda ingin Dinda kelak jadi cermin pribadi Dasa Dharma
Yanda ingin kau tumbuh menjadi Pramuka yang matang
dengan semua semangat yang Adinda punya sebagai peserta didik
dengan segala tawa dan tangis yang Dinda dan teman-teman lewati..

Adinda, waktu telah cukup berarti mengantarkan Yanda melihat kau tumbuh
dari seorang Siaga, Penggalang, hingga kini akhirnya kau lahir menjadi seorang Penegak

Adinda, kini kau dan teman-teman adalah seorang Penegak
akhirnya Dinda dan teman-teman wujudkan celoteh-celoteh kalian semasa jadi sang Galang

Kalian tampak tangguh dengan beremblem baret dan rimba kuning
Adinda tampak gagah dengan TKU Bantara menopang dikedua bahumu
Dinda dan kawan-kawan tampak siap menjadi tenaga pembangun masyarakat
seperti apa yang dituangkan dalam Tri Satya

Tiada yang membuat Yanda bangga
ketika Yanda melihat Adinda dilantik sebagai Pradana Putri
Tiada yang membuat Yanda bangga ketika Yanda menyaksikan
Adinda mengucap ulang janji, memegang merah-putih dan menaruhnya didadamu tepat dijantungmu
Tiada yang membuat Yanda bangga ketika Yanda memakaikan TKU Bantara itu dibahumu nak..

Kini kau seorang Penegak, Dinda..
Tunjukkanlah Pramuka Pribadi Bangsa..
Adinda, kini kau seorang Penegak nak..
dan tiada yang membuat Yanda bangga ketika melihat
Dinda menangis dan berkata
"Yanda, kini aku seorang Penegak"

Thursday, 27 December 2012

MY LONG HOLIDAY ^O^

Okay, berhubung liburan kali ini adalah liburan terakhir gue sebagai seorang murid berseragam abu-abu hehe
gue mau share semua yang gue lakuin pas liburan kali ini di blog gue ini. tulisannya simpel aja ya;)
lagi malas bertemu di EYD, tanda baca, analisis isi, and bla bla bla he he he
liburan gue hmmmm diawali dengan ini nih haha tradisi korps.
 Kegiatan Pelantikan Bantara & Laksana 2013 di Cisarua - Bogor (22&23 Desember 2012)

Yang ini Laksana 2012, angkatan VI (formasi gak lengkap)







Adinda Rani Eka H. ( Pokdo Putri )


Kak Abdi (Pembina) , Bunda, Abang Adrian, Dek Balin :)






Bantara+Laksana 2012 kasih materi Leadership nih :)





Balik lagi ke jakarta nih guys, hari jum'at 28 Desember 2012
kumpul bareng Laksana 2012 Ambalan Satya Wira Wicaksana Angkatan VI di DK 27 masih dalam kondisi
gak lengkap sih. Ngegosipnya cuma ber-5an aja tanpa Faqih yang biasanya bareng-bareng kita juga :)
ada Rani, Aul, Alin, Harun, dan gue. Sementara harusnya ada Faqih, Pepi, Indra, Mamai, sama Teday.
NAAAAH INI DIAAA SNAPSHOTNYA GUYS!!!













4 Januari 2013. Gagal bermalam tahun baruan bareng Laksana dan SWC gue cuma nonton film dirumah seharian haha kebayang gak tuh bete banget guys! udah-udah ah gak mau bahas itu, jadi males wkwk. Hari ini mau hangout bareng temen-temen SD udah lamaaaaa banget gak ketemu. Rencananya mau nonton doang, tapi haha ya biasa deh cewek-cewek. So, alhasil kita nonton film "Habibie dan Ainun" di Blitz Megaplex, Bekasi Cyber Park, terus makan plus ngegosip, dan yang pasti foto boooooox!!! thanks guys! you're rooooock!!!

Ini di basement lhoooo haha nakal yaaa ;)
Aku kenalin ya dari yang paling kiri itu ada Bella, Lidya, Kiki, Fajriatul






















 Oke, belum puas foto-fotonya kita foto boooox juga, haha sudah jadi tradisi kalau ngumpul pasti foto box itu gak ketinggalan ;)











Sunday, 16 December 2012

Mama, Ade Mau Pakai Jilbab



Mama, Ade Mau Pakai Jilbab
            Aku tersenyum sendiri melihat bayangan diriku didepan cermin. Subhanallah, cantiknya aku dibalut jilbab panjang berwarna hijau lengkap dengan busana senada. Ku perhatikan setiap lekuk dan lipatan dari jilbab yang ku kenakan, aku tersenyum sendiri dan mulai tenggelam mengenang masalalu. Tenggelam bersama cerita aku dan jilbab pertamaku dahulu.
            Saat itu aku baru menjadi siswi Sekolah Menengah Atas. Dan saat itu aku tahu, aku sedang ditengah ambang kehancuran. Saat itu aku memiliki seorang pacar yang lima tahun jauh lebih tua dariku. Lima bulan sudah aku menjalani sebuah hubungan dengannya, aku mempercayainya dengan luar biasa, aku mulai mengenal keluarganya dan begitupun dia sebaliknya. Kami menganggap apa yang kami jalani ini benar adanya, ya layaknya kaula muda pada umumnya. Aku mempercayai laki-laki itu sepenuh hati dan kini aku tahu itu sebuah kesalahan besar yang aku lakukan.
            Ku pandangi kembali jilbab hijau yang tergantung manis menutupi kepalaku sampai ka dadaku. Ku perhatikan sosok perempuan yang ada di cermin dan aku tersenyum manis kepada cermin dihadapanku. Ya Allah, maka nikmatmu yang manakah yang patut aku dustakan.
            Aku mulai menerawang kembali ke masalalu. Saat itu yang aku tahu hanya bagaimana rasa cintaku kepada laki-laki itu, dan ketika aku semakin mencintainya dia meninggalkan aku. Dia pergi dan tak pernah berfikir untuk kembali. Aku merasa bumi telah memuntahkan aku, aku merasa sangat kehilangan. Bahkan, aku nyaris saja berfikir untuk mengakhiri hidupku saat itu. Sungguh bodohnya aku.
            Teman-teman silih berganti menghiburku. Tapi aku seperti tak lagi hidup, aku hidup namun mati. Yang ada hanya rasa cintaku yang meluap-luap kepada laki-laki itu. Berhari-hari ku hidup dalam tekanan masalalu. Aku menahan tangis tiap kali ku ingat apa yang telah aku dan laki-laki itu lakukan, kami berpelukan mesra, kami berpegangan tangan. Entah berapa banyak dosa yang telah aku perbuat.
            Seiring waktu berjalan, Anjar. Seorang sahabatku mulali prihatin dengan keadaanku yang terus larut dalam kesedihan dan tak kunjung membaik. Di suatu siang disekolah dia mengajakku shalat dzuhur saat itu aku hanya mengangguk dalam diam. Ku temukan damai dihatiku ketika ku nikmati benar saat air wudhu mulai membasahi lengan, wajah, dan kepalaku. Ku resapi benar setiap takbir, setiap ruku’, dan setiapp sujudku. Diakhir shalat aku menangis sejadi-jadinya, aku luapkan penyesalanku, aku ungkapkan semua dalam do’a panjangku. Saat itu aku lihat Anjar turut menangis mendekapku dan mengelus punggungku seakan dia tahu seberat apa masalah yang sedang aku pikul saat itu.
            Aku tersenyum ceria kembali dan mulai menata hidup. Allah s.w.t sayang denganku Ia ingatkan aku tentang bagaimana Islam mengajarkan hubungan antara lawan jenis yang bukan mahromnya. Setiba dirumah ku peluk erat ibunda, aku ciumi pipinya dan juga tangannya. Aku memohon ampunan dan belas kasihannya. Mama tersenyum kepadaku dan mengusap kepalaku dengan lembut. Aku bertanya kepada nya, tentang Islam mengajarkan anak perempuan menjaga dirinya dan menutupi kepala sampai dengan dadanya dengan jilbab. Mama mulai menjelaskan dan aku pun dengan seksama mendengarkan. Setiba diakhir penjelasannya aku menangis haru memeluk mama. Dan satu kalimat terakhir yang aku ucapkan kepadanya saat itu, “ Mama, ade mau pakai jilbab ma. Ade ingin menjaga kehormatan ade seperti mama menjaga ade”.  Kulihat ada butiran bening dipelupuk mata mama saat mendengar aku meminta. Mama mengangguk dan memelukku erat.
            Aku tersenyum mengingat masalaluku. Aku ingat salah seorang sahabat berkata kepadaku bahwa “Hijab itu kewajiban, bukan pilihan kita sebagai seorang muslim” dan aku tahu rabb-ku telah merencanakan hal yang indah untukku dan akhwat yang lainnya sebagai reward ketangguhan iman seorang muslim yang menjaga kehormatannya. Dan aku tersenyum kembali kepada cermin dihadapanku, aku berbisik padanya “Islam itu indah”.

Bekasi, 14 Agustus 2012



Namaku Trieas Maya Ade Putri, siswi kelas 3 disebuah SMK Negeri diJakarta. Aku tinggal di Harapan Jaya, Bekasi Utara, Jawa Barat. Sudah lama aku suka menulis namun mungkin baru bisa sekarang aku merealisasikan keinginanku untuk serius menulis. Tulisan ini aku persembahkan untuk mama, Ranna Nur Raffa dan Lia Aulia yang setia selalu mendukungku, dan setia dengan supportnya serta keikhlasannya menemani proses menulis cerpen ini. Kritik dan saran bisa kalian berikan melalui Emailku: trieasmayaadeputri@yahoo.com atau melalui jaringan social facebook: Trieas Maya Ade Putri.