Saturday, 29 December 2012

Yanda, Kini Aku Seorang Penegak

Dinda, masih ingatkah kamu dahulu itu
Bernyanyi, tertawa bersama di lapangan dekat sawah belakang sekolah

Dinda, kala itu mungkin kau tak mengerti apa arti dari seorang Siaga
Dinda, teringat benar kau dan kawan-kawan berlari, mengejar jangkrik
untuk sama-sama Kita lepaskan kembali..

Dinda, saat itu kau lahir menjadi pemimpin barung
Dinda arahkan teman-teman berbaris,
Dinda bunyikan pluit dan arahkan teman-teman berjalan mengikuti Yanda
Dinda, alangkah bangga Yanda padamu saat itu nak..

Dinda, waktu berlalu benar begitu cepat
Yanda tak menolak ketika kau meminta dilantik menjadi seorang Penggalang

Saat itu Yanda mulai mengajarimu teknik kepramukaan
Yanda ajarkan kepadamu apa itu leadershp, dengan harapan yang satu
kelak kau tumbuh menjadi pemimpin nak..
Tahukah kamu Dinda? Yanda senang melihat semangatmu dan teman-teman saat itu

Dinda, masih teringat jelas wajahmu
ketika kau menolak memanggil Yanda dengan sebutan "Kakak"
Yanda tersenyum menanggapi celotehanmu saat itu

Adinda, tiada yang melebihi rasa bangga Yanda kepadamu
ketika kau benar-benar tumbuh menjadi Pramuka yang tangguh

Kau selesaikan masa Penggalangmu dengan cemerlang
Kau tahu benar bagaimana bahagianya Yanda ketika kau berkata
"Aku bangga menjadi seorang Pramuka"

Adinda, Yanda tanamkan benar kepadamu apa itu pribadi Pramuka
Yanda ingin Dinda kelak jadi cermin pribadi Dasa Dharma
Yanda ingin kau tumbuh menjadi Pramuka yang matang
dengan semua semangat yang Adinda punya sebagai peserta didik
dengan segala tawa dan tangis yang Dinda dan teman-teman lewati..

Adinda, waktu telah cukup berarti mengantarkan Yanda melihat kau tumbuh
dari seorang Siaga, Penggalang, hingga kini akhirnya kau lahir menjadi seorang Penegak

Adinda, kini kau dan teman-teman adalah seorang Penegak
akhirnya Dinda dan teman-teman wujudkan celoteh-celoteh kalian semasa jadi sang Galang

Kalian tampak tangguh dengan beremblem baret dan rimba kuning
Adinda tampak gagah dengan TKU Bantara menopang dikedua bahumu
Dinda dan kawan-kawan tampak siap menjadi tenaga pembangun masyarakat
seperti apa yang dituangkan dalam Tri Satya

Tiada yang membuat Yanda bangga
ketika Yanda melihat Adinda dilantik sebagai Pradana Putri
Tiada yang membuat Yanda bangga ketika Yanda menyaksikan
Adinda mengucap ulang janji, memegang merah-putih dan menaruhnya didadamu tepat dijantungmu
Tiada yang membuat Yanda bangga ketika Yanda memakaikan TKU Bantara itu dibahumu nak..

Kini kau seorang Penegak, Dinda..
Tunjukkanlah Pramuka Pribadi Bangsa..
Adinda, kini kau seorang Penegak nak..
dan tiada yang membuat Yanda bangga ketika melihat
Dinda menangis dan berkata
"Yanda, kini aku seorang Penegak"

No comments:

Post a Comment